LIHAT GAMBAR DI BAWAH !!! INILAH KEBEBASAN WANITA YANG DI SALAH ERTI KAN



Di dalam perpecahan dunia Islam saat ini, kita rasakan alangkah banyak kemampuan yang akan menarik, sekalian keluarkan wanita dari agama dan syari’at NabiNya ke jalan yang sangat jauh dari jalan yang diredhai Allah, salah satunya adalah derasnya nada seruan kebebasan wanita.

Wanita yang kononnya disokong oleh kelompok beberapa orang yang memanglah berfikiran liberal.

Beberapa penyeru kebebasan wanita akhir-akhir ini, jadi tambah lantang serta lancar, dengan berupaya sekuat tenaga menodai kehormatan dan kedudukan beberapa wanita.

Semuanya pada intinya yaitu untuk menyeret wanita supaya memiliki kedudukan setara dengan golongan lelaki, supaya wanita meninggalkan dan menanggalkan baju (jilbab/tudung) muslimahnya, supaya wanita bekerja di beberapa bidang pekerjaan golongan lelaki, supaya wanita berhias secantik mungkin saja supaya jadi tambah ayu, seksi, feminin, dan menawan saat keluar dari rumahnya.

Benarlah sabda Nabi Muhammad SAW :

Tidaklah saya tinggalkan fitnah yang lebih beresiko untuk golongan lelaki dari pada fitnah kaum hawa.

Sesungguhnya perkara seperti ini akan tidak berlangsung apabila wanita berdasar teguh dengan jalan yang digariskan Allah mulai sejak beberapa ribu th. waktu lalu iaitu satu jalan keluar yang mencakupi semua sisi kehidupan wanita yang bakal membawa kaum hawa ke tempat terhormat dan terlepas dari beragam jurang kehinaan.

Arti Emansipasi/Kebebasan Wanita

Emansipasi datang dari bhs latin “emancipatio” yang ertinya pembebasan dari tangan kekuasaan. Di jaman Rom dahulu, seseorang anak yang belum dewasa bisa bebas dari kekuasaan ibu bapa, bakal mengangkat hak dan darjatnya.

Oleh itu, arti emansipasi wanita adalah perjuangan mulai sejak era ke-14M, dalam rencana peroleh kesamaan hak dan kebebasan seperti hak golongan lelaki.

Jadi beberapa pejuang kebebasan wanita inginkan supaya beberapa wanita disamakan dengan golongan lelaki disegala bagian kehidupan, baik dalam pendidikan, pekerjaan, ekonomian mahupun dalam pemerintahan.

Hak Wanita Yang Sempurna di Dalam Islam

Islam memberi kebebasan pada wanita dalam bagian pendidikan, perkahwinan, pekerjaan, politik dan kemasyarakatan.

Tips umum al-Qur’an dan al-Sunnah pada kedudukan wanita adalah sama juga dengan lelaki dari sisi kemanusiaannya, iaitu kedua-duanya memiliki sama hak dan sama kewajipan dalam melakukan beberapa pekerjaan agama seperti firman Allah Taala :

“Wahai manusia, bertakwalah anda pada Tuhanmu yang sudah membuat anda dari satu jiwa” Surah al-Nisa’ 4 : 1



Hak-hak ini semuanya tak ada dalam fahaman yang menamakan dianya “faham moden”, yang menyeru ‘Emansipasi Wanita’ itu. (Bahkan juga demikian sebaliknya) mereka menyampaikan kalau Islam menyingkirkan hak-hak wanita serta memenjarakannya didalam tempat tinggal.

Apakah kerana Islam tidak jadikan wanita sebagai “barangan murah” yang bisa di nikmati oleh tiap-tiap pandangan mata dan pemuas nafsu mereka yang bejat itu?

Inikah kebebasan yang mereka memperjuangkan? Dan inikah hak yang mereka tuntut?

 Hak-hak kemasyarakatan

Didalam Islam seseorang wanita mempunyai kebebasan untuk memastikan pilihan. Islam mendorong supaya wanita memberi sumbangan pemikiran dan gagasannya.

Terdapat beberapa cerita di jaman Rasulullah SAW di mana beberapa wanita memperoleh peluang untuk mengemukakan pertanyaan-pertanyaan dengan cara segera pada baginda dan mengemukakan pendapat mereka mengenai beragam hal seperti permasalahan pendidikan, sosial, ekonomi dan sebagainya.

Selain itu seseorang wanita mempunyai kebebasan untuk pilih calon pasangan hidupnya dan dia tetaplah memakai namanya sesudah dia berkahwin dan tak memakai nama suaminya. Demikian juga kesaksian wanita disadari didalam satu kes atau perkara.

Hak-hak Sosial

Dalam Hadis Rasulullah bersabda : “Menuntut pengetahuan yaitu keharusan atas tiap-tiap muslim”.

Hadis ini menerangkan mengenai perintah menuntut pengetahuan untuk tiap-tiap muslim termasuk juga wanita di dalamnya. Lelaki serta wanita mempunyai hak untuk belajar serta mengerti.

Keduanya juga mempunyai pekerjaan untuk berperilaku baik serta meninggalkan tingkah laku jelek dalam semua segi kehidupan mereka. Untuk menggerakkan pekerjaan ini seseorang wanita mesti memperoleh pendidikan yang layak yang sesuai dengan fitrah, kecenderungan serta kudrat kewanitaannya.

Pekerjaan paling utama seseorang wanita yaitu melindungi tempat tinggal tangganya, mendidik serta membesarkan anak-anaknya, dan memberi sokongan serta pertolongan untuk suaminya.

Akan tetapi, jika dia mempunyai skill (kekuatan) untuk bekerja diluar tempat tinggal untuk kebaikan orang-orangnya, jadi bisa baginya untuk melakukan pekerjaan itu dengan izin suaminya serta dengan prasyarat dia tak meremehkan pekerjaan intinya di rumah

Hak-hak Ekonomi

Allah SWT membuat lelaki serta dan wanita berbeza dalam keunggulan fizikal, manfaat serta kekuatan. Pada umumnya Islam meletakkan wanita bertanggungjwab pada beberapa hal yang terkait dengan pengurusan rumah tangga, serta lelaki terkait dengan perlindungan serta nafkah.

Oleh itu, wanita diberikan hak utuk memperoleh kewangan dari suaminya.

Seseorang wanita dalam Islam mempunyai hak-hak istimewa untuk memperoleh wang atau suatu hal dari suaminya, hak untuk mempunyai harta peribadi, untuk lakukan aktivitas bisnes serta untuk mengelola semua hartanya mengikut hasratnya serta tak seseorang juga yang bisa mengambil hartanya, termasuk juga suaminya.

Hak-hak sebagai Isteri

Untuk pelihara cinta serta rasa aman yang nampak dari hasil perkawinan, seseorang isteri mempunyai sebagian hak.

Hak pertama yang dipunyai oleh seseorang isteri yaitu hak untuk memperoleh mahar sebagai hadiah dari suami yang disebut sebahagian dari kesepakatan akad nikah serta adalah satu diantara prasyarat sah satu pernikahan.

Hak ke-2 yang dipunyai oleh isteri yaitu hak untuk memperoleh kepentingan azas. Meskipun isterinya sudah kaya, suami tetaplah diharuskan untuk melakukan tugasnya memberi atau memuhi kepentingan makanan, baju serta rumah untuk isterinya.

Seseorang suami tak dipaksa untuk memberi nafkah diluar kesanggupannya serta seseorang isteri juga tak digalakkan ajukan tuntutan yg tidak masuk akal atau tak beralasan yang bisa memberatkan suaminya.

Seseorang isteri memiliki hak menampik keinginan suaminya yang bertentangan dengan syariat Allah SWT.

Seseorang suami juga sebaiknya tak sebatas mengambil keuntungan dari isterinya, namun dia mesti bijaksana serta memperhitungkan kepentingan serta kebahagiaan isterinya. Sekianlah Islam mengajarkan.

Jika wanita baik, nescaya orang-orang juga bakal jadi baik.

Demikian sebaliknya, jika wanita rosak, orang-orang juga bakal rosak.

Sungguh, jika mereka betul-betul mengerti agama, hukum serta syari’at Allah, nescaya mereka bakal dapat melahirkan generasi-generasi baru yang hebat serta bermanfaat untuk umat keseluruhannya

0 Response to "LIHAT GAMBAR DI BAWAH !!! INILAH KEBEBASAN WANITA YANG DI SALAH ERTI KAN "

Posting Komentar