astagfirullah ... !!! Wanita Berjilbab Juru Bicara RekanAhok Twit Acara Gereja, Netizen : " Memalukan.. ngaku2 muslim! "
“Astaga dia pernah jadi pembawa firman di acara gereja saya? OMG @datuakrajoangek, ” cuit akun @amaliaayuningts, Sabtu (18/6/2016) petang.
Twit itu segera bikin heboh jagat Twitter Indonesia. Pasalnya, Amalia Ayuningtyas adalah juru bicara Rekan Ahok yang memajang photo profil berjilbab.
Sontak, twit itu banjir komentar. Pemakai Twitter juga mempertanyakan apakah Amalia Ayuningtyas betul-betul seseorang muslimah berjilbab atau seseorang kristiani.
Sesaat kemudian, twit itu dihapus dan keluar klarifikasi dari Richard H. Saerang yang menyampaikan kalau twit itu datang dari dianya.
“Tadi tengah gunakan laptop @amaliaayuningts, lantas main ngetweet tanpa ada cermati akunnya. Saya mohon maaf sekali atas salah pengertian ini, ” kicau @RichardSaerang.
Amaliya juga membetulkan kicauan Richard. “Tweet yang baru saja dari @RichardSaerang yang salah account ya rekan2. G butuh salah pengertian dan dibesar2kan, ” cuitnya.
Tetapi, banyak pemakai Twitter tidak percaya dengan klarifikasi itu.
“@amaliaayuningts iblis berjilbab... memalukan ngaku2 muslim, serendah itukah tingkah laku kalian @RichardSaerang, ” kata @supriadimit.
“@amaliaayuningts @RichardSaerang Allah SWT buka smua kebusukkan kalian. Kalian bisa bertipu daya, namun Allah SWT bakal memenangkan Islam, ” kata @Bocan2882.
“@amaliaayuningts @RichardSaerang hati2 mbak... mencari skenario yg tambah baik jika ingin ngeles... yg ini sdh ketebak, ” lebih akun @sugengoge.
Front Pembela Islam (FPI) juga tak ketinggal. DPW FPI Malang berkomentar singkat tetapi begitu mengena. Yaitu mengutip firman Allah yang berarti “mereka bikin makar dan Allah juga bikin makar. Dan Allah sebaik-baik pembuat makar. ”
“@amaliaayuningts @RichardSaerang " wamakaru wamakarallah, wallahu khairul makirin ", ” catat akun @DPWFPIMalang.

0 Response to "astagfirullah ... !!! Wanita Berjilbab Juru Bicara RekanAhok Twit Acara Gereja, Netizen : " Memalukan.. ngaku2 muslim! " "
Posting Komentar